Frame relay merupakan protocol WAN yang mempunyai performance tinggi yang bisa memberikan koneksi jaringan WAN sampai 2,048 Mbps (dan bahkan bisa lebih tinggi) ke berbagai belahan dunia. Frame relay menggunakan circuit virtual untuk koneksi site-2 dan memberikan lebar pipa bandwidth berskala yang bisa dijamin (dengan menggunakan apa yang disebut sebagai CIR- committed information rate).
Dengan menggunakan konfigurasi standard frame relay akan merupakan cara yang sederhana untuk meminimalkan masalah jaringan frame relay.
Frame relay didesign untuk transmisi digital melalui medium yang sudah handal, yang pada umumnya adalah fiber optic, bandingkan dengan jaringan yang menggunakan X.25 yang pada awalnya didesign untuk jaringan transmisi analog melalui medium yang dianggap tidak handal seperti standard line telpon.
Ada dua opsi saat konfigurasi koneksi frame relay atau circuit:
- Point-to-point yang mensimulasikan suatu sambungan leased line- suatu sambungan langsung dengan suatu piranti tujuan.
- Multipoint, yang menghubungkan setiap circuit untuk berkomunikasi dengan lebih dari satu piranti tujuan. Ciscuit yang sama digunakan untuk multiple komunikasi.
.:Konfigurasi jaringan frame relay:.
- Enable jaringan frame relay pada interface (serial S0 ataupun S1 dari router anda) dengan cara memilih jenis “Encapsulation type”
- Memberikan address network layer pada interface seperti IP address interface S0 atau S1
- Mengkonfigurasi address dynamic (menggunakan “inverse arp”) ataupun address statis (mapped interface)
- Untuk sub-interface Point-to-Point, atau sub-interface Multi-point dengan menggunakan dynamic address, gunakan DLCI pada sub-interface
- Untuk setting opsional gunakan LMI setting
Catatan: secara default router Cisco melakukan autosensing jenis LMI yang dipakai dan melakukan konfigurasi sesuai jenis LMI seperlunya.
Anda perlu melakukan setting LMI jika router gagal melakukan autosensing atau anda perlu melakukan setting manual.
Berikut adalah step untuk konfigurasi jaringan Frame relay:
| Cisco command | Keterangan |
Router (config-if) # encap frame | Enable jaringan frame relay dan setting metoda “encapsulation type” |
Router (config-if) # ip address 10.0.0.1 255.0.0.0 | Memberikan suatu address network layer pada interface yang dipilih |
Router (config-if) # frame inverse-arp Atau melakukan static address Router (config-if) # frame map ip 10.0.0.3 100 | Enable inverse-arp (jika kondisi ‘disable’) atau melakukan pemetaan manual ke nomor DLCI |
Router (config-if) # frame lmi-type cisco Router (config-if) # keepalive 9 | Konfigurasi jenis LMI |
Konfigurasi serial sub-interface: Point-to-Point
Untuk melengkapi interface Point-to-Point anda bisa melakukan step berikut:
| Cisco command | Keterangan |
Router (config-if) # encap frame | Enable jaringan frame relay dan setting metoda “encapsulation type” |
Router (config-if) # int s0.1 point | Membuat sub-interface pada serial s0 dan memberikan identitas interface Point-to-point |
Router (config-subif) # ip address 11.0.0.1 255.0.0.0 | Memberikan address network layer |
Router (config-subif) # frame interface-dlci 100 | Konfigurasi jenis addressing static ataupun dynamic |
Catatan: untuk sub-interface Point-to-Point ataupun sub-interface multi-point dengan addressing dynamic, anda juga harus memberikan suatu nomor DLCI pada sub-interface.
Konfigurasi sub-interface Multi-point
Step berikut adalah konfigurasi jaringan frame relay serial sub-interface multi-point
| Cisco command | Keterangan |
Router (config-if) # encap frame | Enable jaringan frame relay dan setting metoda “encapsulation type” |
Router (config-if) # int s0.100 multipoint | Membuat sub-interface dan mengidentifikasikan interface multipoint. |
Router (config-subif) # ip address 13.0.0.1 255.0.0.0 | Memberikan address network layer |
Router (config-subif) # frame interface-dlci 300 Atau konfigurasi static address Router (config-subif) # frame map ip 13.0.0.3 300 | Konfigurasi static ataupun dynamic addressing (DLCI untuk untuk inverse-arp) |
Catatan: untuk sub-interface point-to-point atau multi-point dengan dynamic addressing, anda harus juga memberikan DLCI number pada sub-interface.
Konfigurasi jaringan frame relay back-to-back
Pada seksi sebelumnya dijelaskan router connect pada jaringan frame relay yang sudah ada dan router di konfigurasi sebagai DTE dengan DCE nya adalah frame relay switch di jaringan Telkom penyedia frame relay di central office. Anda bisa configure Cisco router sebagai DCE dalam suatu scenario jaringan frame relay back-to-back untuk keperluan testing.
Lengkapi step berikut untuk konfigurasi dua router yang dihubungkan back-to-back menggunakan jaringan frame relay.
- Hubungkan kedua router dengan kabel yang benar, gunakan kabel DTE pada satu router dan kabel DCE untuk kabel router satunya atau gunakan saja suatu kabel DTE/DCE crossover cable.
- Pada modus interface, set “clock rate” pada interface router yang berfungsi sebagai DCE.
- Lengkapi konfigurasi item-2 berikut untuk setiap interface yang terhubung.
- Enable jaringan frame relay dan set metoda “encapsulation”
- Berikan addressing network layer
- Matikan “keep-alive” interval
- Petakan address pada DLCI (gunakan
(gunakan DLCI yang sama untuk keduanya)
Command-2 berikut digunakan untuk konfigurasi kedua router untuk setiap interface terhubung.
| RouterD (config) # int s0 |
| RouterD (config-if) # encap frame |
| RouterD (config-if) # ip address 10.0.0.1 255.0.0.0 |
| RouterD (config-if) # no keepalive |
| RouterD (config-if) # frame map ip 10.0.0.2 100 |
| RouterD (config-if) # clock rate 56000 |
RouterE (config) # int s0 |
| RouterE (config-if) # encap frame |
| RouterE (config-if) # ip address 10.0.0.2 255.0.0.0 |
| RouterE (config-if) # no keepalive |
| RouterE (config-if) # frame map ip 10.0.0.1 100 |
| Anda juga bisa menggantikan command berikut untuk command frame-relay map untuk kedua router Frame-relay interface-dlci 100 |
Cara monitoring jaringan frame relay
Seteah jaringan frame relay sudah diconfigure, anda bisa menggunakan beberapa command untuk memonitor atau melihat konfigurasi jaringan frame relay anda pada router. Sebagai tambahan command #show run, gunakan command-2 berikut untuk melihat informasi jaringan frame relay.
| Jika anda ingin melihat | Gunakan command berikut |
| DLCI numbers | Show run Show frame pvc |
| Frame relay network encapsulation method | Show int Show run |
| Interface configuration (DCE or DTE) | Show frame pvc Show int |
| LMI information and traffic statistics | Show frame lmi Show int |
| Global traffic statistic | Show frame traffic |
| Addresses and associated DLCIs | Show frame map |
Sumber : sysneta.com
X.25 next >>
















0 komentar:
Poskan Komentar